Thursday, May 31, 2012

filsafat komunikasi


TUGAS UAS
FILSAFAT KOMUNIKASI

Nama  : Wina Ratna wulansari      
Npm : 100 8000 8288



Tugas wajib
1.      BM Diah. Mengapa disebut sebagai wartawan tiga jaman? Jelaskan secara rinci perannya selaku pengusaha, politisi, dan awak pers. Apakah tantangan yang dihadapi oleh wartawan seperti BM Diah pada jamannya? Anak keturunan BM Diah meneruskan usaha orangtuanya di bidang pers. Jelaskan dan gambarkan bagaimana sepak terjang keturunan BM Diah dalam pers dewasa ini.
Jawaban :
·        Kenapa BM Diah disebut sebagai wartawan tiga jaman karena beliau hidup di masa yang berbeda , dari era Soekarno atau yang kita kenal dengan orede lama, kemudian di masa Soeharto atau orde baru serta di era reformasi BM. Diah masih masih selalu aktif dan semakin giat mengembangkan bisnisnya.
·        Peran BM Diah sebagai pengusaha, politisi dan awak pers? BM. Diah mengawali karirnya sebagai seorang jurnalis, pernah bekerja dibeberapa surat kabar sampai akhirnya BM.Diah membuat surat kabarnya sendiri yang terbit sebulan sekali bernama Perjatoeran Doenia. Setelah jaman kemerdekaan BM.Diah dan rekannya akhirnya menguasai percetakan jepang Djawa Shimbun yang di dalamnya ada surat kabar Asia Raja. Setelah menguasai percetakan jepang BM.Diah pun mengeluarkan harian Merdeka yang dipimpinnya hingga beliau meninggal. Selain menjadi jurnalis, BM.Diah juga pernah menjadi birokrat Indonesia dibeberapa Negara, kemudian pada masa pemerintahan Soeharto BM.Diah diangkat menjadi Menteri Penerangan pada tahun 1966 , beliau juga pernah menjadi angotan DPR dan DPA. Selain itu BM.Diah tidak hanya aktif dalam pemerintahan, diluar kegiatan beliau sebagai pejabat public, beliau pun pernah menjadi ketua PWI, dan menjadi Presiden Direktur PT Masa Merdeka, wakil pemimpin PT Hotel Prapatan Jakarta dan mendirikan hotel Hyatt Aryaduta.
·        Tantangan yang dihadapi oleh wartawan seperti BM Diah pada jamannya adalah pengekangan pers yang dilakukan pemerintah seperti jaman Soeharto pers diatur oleh pemerintah, setiap berita yang akan diterbitkan dikontrol oleh pemerintah dan siapapun yang melanggar pasti di bredel oleh pemerintah sehingga disitulah para jurnalis bekerja keras agar bagaimana cara berita bisa disampaikan kepada masyarakat luas tanpa menimbulkan masalah.
·        Anak keturunan BM Diah meneruskan usaha orangtuanya di bidang pers tetapi tidak sama dengan apa yang telah BM.Diah lakukan, karena pers pada jaman sekarang sudah terbuka berbeda dengan jaman dulu. Jaman sekarang semua orang punya hak untuk mengekspresikan tulisan atau beritanya asal masih sesuai dengan kode etik jurnalistik.
Tugas Pilihan
Untuk soal no 2 dan 3 saya memilih tokoh Roehana Kuddus dan SK Trimurti karena mereka adalah sosok wanita yang bisa menjadi panutan hidup seperti roehana kuddus adalah sosok wanita yang tangguh dalam bersikap beliau adalah wanita yang pantang menyerah dan selalu bekerja keras, sedangkan SK Trimurti karena beliau adalah wanita yang menentang poligami, sebagai wanita kita pasti tidak suka dengan kata poligami dan kegigihan SK Trimurti dalam mempertahankan prinsipnya patut saya acungi jempol dan menjadi panutan saya untu kedepanya.
2.      Roehana Kuddus. Apa persamaan dan perbedaan Roehana Kuddus dengan RA Kartini sebagai penggerak perubahan bagi wanita Indonesia? Menurut beberapa sumber, Roehana Kuddus disebut-sebut lebih maju dan lebih signifikan kontribusinya dalam emansipasi perempuan Indonesia. Mengapa demikian? Apa yang dimaksud dengan pernyataan penutup dalam materi presentasi: nuansa feminin dan feminisme.  Itu berbeda lho, bisakah dijelaskan lebih lanjut?
·        Persamaan dan perbedaan Roehana Kuddus dan R.A Kartini, persamaannya Kartini dan Roehana Kuddus adalah para pejuang yang sama-sama memperjuangkan tentang persamaan hak antara wanita dan pria dan pahlawan yang membangkitkan harkat martabat perempuan, perbedaannya hanya karena Roehana Kuddus lahir di Kotagadang dan bukan asal jawa seperti Kartini, dan Roehana Kuddus adalah seorang jurnalis wanita sedangkan Kartini adalah perempuan jawa yang ruang lingkup pergaulannya terbatas karena Kartini dilahirkan dari seorang keluarga bangsawan di jawa yang culture nya memang beda dengan kotagadang yang menganggap bahwa wanita itu hanya cocok diam dirumah
·        Kelebihan Roehana Kuddus yang memberikan kontribusi dalam emansipasi perempuan di Indonesia Karena jasa Roehana Kuddus yang telah mendirikan sekolah perempuan pertama pada tahun 1911, dan mendirikan surat kabar perempuan pertama Soenting Melajoe pada tahun 1912, dan kenapa namanya kurang terkenal mungkin menurut sumber yang saya baca suami dari Roehana kuddus adalah pemberontak yang menentang belanda. Itu menjadi alasan juga kenapa Roehana Kuddus tidak pernah tersebut pada jaman dulu.
·        Perbedaan nuansa feminim dan feminism menurut saya feminim adalah sifat wanita yang lembut, cara, dan penampilan tetapi jika feminisme lebih ke cara pandang, atau cara berpikir, lelaki pun bisa mempunyai cara berpikir feminisme

3.      SK Trimurti. Mengapa media di Indonesia tampak tidak menaruh perhatian pada tokoh yang satu ini? Mengapa SK Trimurti kalah populer dengan suaminya, Sayuti Melik? Pahlawan perempuan, kecuali Kartini, cenderung kurang dikenal oleh bangsanya sendiri. Mengapa demikian? Berikan analisis mengenai masyarakat Indonesia yang cenderung tidak menghargai pahlawan perempuannya. Terakhir, apa yang bisa diteladani mahasiswa dari tokoh yang satu ini?
·        Mengapa media tidak menaruh perhatian pada tokoh SK Trimukti, karena media memfokuskan kartini sebagai sosok pahlawan wanita satu-satunya di Indonesia sehingga sosok pahlawan wanita lainnya seperti SK Trimukti menjadi terabaikan dari pemberitaan media
·        Mengapa SK Trimukti kalah popular dengan suaminya Sayuti Melik Karena Sayuti Melik adalah pengetik teks proklamasi kemerdekaan yang disaksikan oleh seluruh rakyat Indonesia dan Teks nya di dengar oleh semua rakyat Indonesia sehingga Sayuti Melik lebih terkenal dibandingkan SK Trimukti
·        Pahlawan perempuan kurang dikenal oleh bangsanya sendiri kecuali kartini karena memang media yang membuat semua itu, seperti teori agenda seting, media menseting siapa yang cocok untuk di angkat namanya ke public sehingga public menjadi tau
·        Analisis masyarakat Indonesia yang cenderung tidak menghargai pahlawan perempuan mungkin karena lelaki masih dianggap lebih tinggi derajatnya dibandingkan wanita sehingga masyarakat kita percaya bahwa sehebat-hebatnya perempuan tetap saja perempuan yang tidak berdaya padahal banyak sekali tokoh pahlawan wanita yang sangat luar biasa
·        Banyak sekali inspirasi yang bisa kita ambil dari sosok SK Trimukti ini, mulai dari kegigihan beliau sebagai seorang jurnalis yang sekuat tenaga membela Negara. Dan kesetian sebagai seorang istri walaupun telah dihianati oleh suaminya sendiri karena suaminya memilih menikah lagi dengan wanita lain sehingga beliau bercerai, perjuangan seorang ibu yang membesarkan anaknya, dan loyalitas beliau terhadap apa yang beliau lakukan selalu total.

Tugas yang telah diberikan bu santy lumayan menguras otak saya tetapi banyak sekali manfaatnya selain pengetahuan kita bertambah banyak, kita juga diperkenalkan dengan sosok-sosok yang sangat luar biasa tetapi belum pernah terdengar namanya selama ini, kontribusinya untuk saya dari sosok mereka ini sangat banyak dari mulai Roehana kuddus yang sangat gigih memperjuangkan harkat martabat perempuan, menginspirasi saya agar tidak pantang menyerah untuk melakukan sesuatu dan berani mempertanggung jawabkannya dan selalu mau berusaha dan berjuang, karena tidak ada keberhasilan tanpa rintangan, membuka mata saya kalau mereka saja bisa melakukan sesuatu hal dan memberikan kontribusi besar terhadap dunia, banyak sekali yang saya dapatkan dari perkuliahan filsafat komunikasi ini, mulai dari nama-nama para tokoh yang sangat luar biasa tetapi tidak pernah disebut namanya, dan kontribusi mereka dalam dunia komunikasi tidak kalah hebat dengan orang-orang yang selalu disebut dalam bangku kuliah biasa, ternyata walaupun nama mereka sangat asing di telinga kita tetapi sekarang kita tahu bahwa mereka adalah orang-orang terbaik yang telah memberikan kontribusi besar dalam bidang komunikasi. Saya sangat berterima kasih kepada ibu santy  karena telah mengangkat tema ini dalam perkuliahan filsafat komunikasi, sehingga pengetahuan saya semakin luas dan memberikan inspirasi dan motivasi terhadap saya agar saya bisa seperti 10 tokoh yang telah dibahas dikelas filsafat komunikasi.

“ Analisis Film Shattered Glass “


TUGAS
“ Analisis Film Shattered Glass “


Pendahuluan

            Dalam makalah ini saya akan menjelaskan tentang film Shattered Glass, film ini menceritakan tetntang seorang jurnalis muda yang bekerja disuatu majalah terkemuka di New York yaitu New Republica yang sangat terkenal, pertama kali berdiri sejak tahun 1914 tetapi yang saya akan jelaskan tentang situasi di New Republica pada tahun 1988 dimana perusahaan itu mempunyai seorang jurnalis yang membuat berita tidak sesuai dengan kebenaran dan fakta yang ada,
disini saya akan menganalisis tentang aktor pemain film Shattered Glass yang diperankan oleh Hayden Christensen sebagai Stephen Glass yang membuat berita berdasarkan hayalan dia untuk meraup popularitas, film ini diangkat dari kisah nyata dari Stephen Glass yang sekarang menjadi Novelis dan salah satu buku karangannya adalah The Fabulist, yang menceritakan pengalamannya sendiri sebagai seorang jurnalis yang menulis suatu kebohongan demi suatu popularitas.
Lewat pengalaman nyata inilah kita dapat memetik pelajaran, bahwa seorang jurnalis harus menyampaikan kebenaran bukan kebohongan. sehingga pembaca dapat tahu bahwa berita yang ditulis itu adalah suatu kenyataan, paling bagus adalah jika mencantumkan foto agar pembaca dapat melihat kejadian sebenarnya.
 film Shattered Glass ini sangat baik untuk pembelajaran mengenai kegiatan jurnalis seperti apa yang seharusnya dilakukan. isu besar yang diangkat dala film Shattered Glass adalah kewajiban pertama jurnalisme pada kebenaran dan intisari jurnalisme adalah displin verifikasi.
dalam makalah ini juga saya akan menganalisis tentang film ini dan apa dampak positif dan negatif film ini, terus apa yang harus para jurnalis lakukan untuk menghadapi masalah dalam suatu kegitan jurnalistik agar para jurnalis melakukan semua kegiatannya secara profesional tanpa mementingkan kepentingan pribadi




Analisis Aktor Pemain Film Shattered Glass


            Dalam film Shattered Glass ada seorang aktor yang sangat mencolok perannya dan kuat karakternya, pria yang berperan sebagai Stephen Glass ini yang bekerja di salah satu perusahaan terbesar di New York bernama New Republic. tetapi kesuksesannya dalam mencari berita tidak didasarkan dengan fakta-fakta yang sebenarnya terjadi, ada yang ganjal dalam pemuatan beritanya karna dia memuat berita tidak berdasarkan fakta dan kebenaran, dia mengarang berita itu seolah-olah dia mengalami suatu kejadian yang diceritakan dalam berita itu.
            Menjadi wartawan di New Republica sangat tidak mudah, gajinya yang kecil, jadwal yang sangat ketat tetapi jika membayangkan tulisannya akan dibaca oleh orang-orang terkenal, contohnya Presiden membuat kebanggaan tersendiri.
tetapi kesenangan tersebut tidak dilakukannya dengan benar membuat Stephen Glass berbuat curang dengan menulis berita tidak berdasarkan fakta dan kebenaran yang ada. ini menjadi pelajaran untuk semua Jurnalis di seluruh dunia untuk menuliskan berita berdasarkan fakta bahkan kalau bisa menyertai foto untuk tanda bukti.
            apa yang dilakukan oleh Stephen Glass ini jelas telah melanggar aturan utama Jurnalisme yang seharusnya menyampaikan kebenaran beupa fakta. Stephen Glass juga bukan hanya tidak menyampaikan fakta namun berbohong dengan mengarang cerita.
 setiap kegiatan Jurnalisme harus bisa bisa dipertanggung jawabkan kepada masyarakat, oleh karena itu seorang jurnalistik harus mengacu kepada kebenaran. namun kebenaran ini adalah sebuah kebenaran yang harus terus dicari kebenerannya dengan verifikasi.
            mungkin dengan kejadian ini Stephen Glass sadar bahwa berita itu tidak boleh dibuat-buat seperti novel fiktif  yang hanya butuh imajinasi bisa membuat pembacanya terlena, tetapi mayarakat harus tau fakta yang sebenarnya bukan kebohongan belaka. satu contoh yang harus kita pelajari untuk kedepannya dalam melaksanakan tugas jurnalis. Stephen mungkin salah satu contoh kecil yang bisa kita ambil

Analisis tentang Film Shattered Glass


            Dalam film ini kita dihadapkan pada kenyataan yang sebenarnya, bahwa ini adalah potret kecil yang dilakukan jurnalis tidak bertanggung jawab. inti kegiatan jurnalisme mendapatkan fakta adalah terus melakukan verifikasi dan men cek ulang,
 oleh karena itu tindakan yang dilakukan oleh editor The New Republic untuk mencari fakta dengan melakukan cek dan ricek terus menerus adalah benar faktanya. Film yang menceritakan tentang seorang jurnalis yang ingin mencapai popularitas dengan cara yang tidak pantas dilakukan oleh para jurnalis.
Apa yang dilakukan oleh Stephen Glass jelas telah melanggar aturan utama jurnalisme yang seharusnya adalah menyampaikan kebenaran berupa fakta, Stephen Glass bukan hanya tidak menyampaikan fakta namun berbohong dengan mengarang cerita.
setiap kegiatan jurnalisme harus bisa dipertanggung jawabkan kepada masyarakat. oleh karena itu kegiatan junalistik harus mengacu kepada kebenaran. namaun kebenaran ini adalah sebuah kebenaran yang senantiasa terus dicari yakni dengan verifikasi.
Stephen Glass merealisasikan ambisinya menulis cerita yang hebat, membuat dirinya mengesampingkan nurani. kejujuran adalah tanggung jawab terhadap nurani, seharusnya nurani individu dapat menekan seorang jurnalis untuk menyampaikna kebenaran. pernyataan Stephen Glass diatas merupakan proses produksi sebuah berita yang harus melalui banyak pihak untuk cek dan ricek terus menerus.
tetapi Chuck sebagai editor yang baru tidak teliti dalam melakukan pengecekan yang seharusnya dilakukan lewat bantuan internet, bahkan jika diperhatikan disalah satu adegan seorang perempuan bernama Gloria di The New Republic mengatakan seharusnya Chuck bisa mengecek kebenaran lewat adanya foto, yang memang tidak ada dalam artikel Glass. dalam dialog ini sebetulnya terdapat kesalahan fatal dari seorang editor tulisan Stephan Glass turut mendapat sanksi karena kelalainya. berikut kutipan dialog Gloria dengan Chuck di menit (01:23:58 – 01:24:11)
seharusnya kewajiban para jurnalisme adalah kebenaran tetapi dalam film ini Stephen Glass telah melanggar prinsip utama kode etik, berita yang ia sampaikan kepada masyarakat tidak didasarkan kepada kebenaran, setiap berita yang ia angkat selalu memiliki suatu kebohongan, bahkan ada berita yang keseluruhannya merupakan karangannya sendiri.
            Stephen Glass dalam film ini telah menjalankan tugasnya sebagai penmantau yang bebas, bahkan mungkin terlalu bebas. ia memantau sekitarnya tanpa melihat batas kebebasan, yang telah ia langgar. Stephen Glass menuliskan apapun yang tidak ada dalam kenyataan mengarang keseluruhan berita agartidak ada pihak yang potes.
untuk apa protes kalau berita yang ditulis tidak berhubungan dengan seorang yang benarbenar nyata, tidak ada yang menjadi korban dari tulisan Stephen Glass, tidak ada yang diruksak nama baiknya, sebab orang yang Stephen tulis tidak benar-benar ada.
akibatnya tugas Stephen sebagai wartawan yang seharusnya memantau dengan bebas tidak berhasil ia jalankan, sebab ia hanya memantau sesuatu yang tidak pernah ada,
dalam film Shattered Glass ini beberapa scene khayalan Stephen Glass yang memberikan kuliah di depan kelas merupakan cara bagi pembuat film untuk memasukkan kegiatan yang seharusnya dilakukan oleh seorang jurnalis, scene-scene  ini menjadi perbandingan antara apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang jurnalis dan apa yang harus dilakukan oleh Stephen Glass.




Analisis masalah dalam Film Shattered Glass



            Sebenarnya para Jurnalis harus menghormati hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, dan masyarakat perlu diberi informasi yang sifatnya faktual dan jelas sumbernya. sedangkan dalam film ini Stephen Glass telah melanggar kode etik, dia tidak menjelaskan fakta dan ia hanya memberikan berita tidak jelas sumbernya dan belum jelas juga kebenarannya.
            para jurnalis juga harus menempuh tata cara yang etis untuk memperoleh dan menyiarkan informasi serta memberikan identitsa kepada sumber informasi, tetapi Stephan Glass memperoleh informasinya tidak berdasarkan tata cara yang etis karena beberapa beritanya merupakan berita yang ia karang sendiri bahkan beberapa sumber beritanya juga merupakan sumber berita karangannya sendiri
            para jurnalis juga harus menghormati asas praduga tak bersalah, tidak mencampurkan fakta dan pini berimbang dan selalu meneliti kebenaran informasi serta tidak melakukan plagiat, tetapi wartawanpun sebaliknya dalam melaporkan dan menyiarkan informasi yang ia peroleh, beberapa informasi yang ia dengar  dari mulut ke mulut bisa ia kembangkan sendiri menjadi suatu berita yang sifatnya palsu karena tidak  bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya.
            seharusnya jurnalis tidak menyiarka informasi yang bersifat dusta, fitnah, sadis dan cabul serta tidak menyebutkan identitas korban kejahatan asusila, tetapi dalam Film Shattered Glass wartawan-wartwan New Republica telah berusaha menjalankan fungsi ini sebaik mungkin, sayangnya Stephen Glass sebagai wartawan telah melanggar ia telah menyiarkan informasi yang bersifat dusta
            Seharusnya jurnalis tidak menerima suap dan tidak menyalahgunakan profesi, wartawan harus selalu menjaga kehormatan profesi dengan tidak menerima imbalan dalam bentuk apapun dari sumber berita yang berkaitan dengan tugas kewartawanannya dan tidak menyalahgunakan profesi untuk kepentingan pribadi atau kelompok. tetapi Stephen Glass sebagai jurnalis New Republic bersikap tidak loyal terhadap New Republic, ia memanfaatkan popularitasnya dengan menjual artikel yang sifatnya bohong kepada majalah Rolling Stones.
            seharusnya para jurnalis memiliki hak tolak,informasi latar belakang dan off record sesuai kesepakatan, wartawan juga harus melindungi narasumber yang tidak bersedia disebut nama dan identitasnya, berdasarkan kesepakatan kalau narasumber meminta informasi yang diberikan untuk ditunda pemuatannya harus dihargai.
sedangkan dalam Film Shattered Glass tidak diceritakan mengenai hal ini Stephen Glass tidak diperlihatkan dalam posisi sebagai wartawan yang meminta menunda suatu berita.
            seharusnya wartawan segera mencabut dan meralat kekeliruan dalam pemberitaan serta melayani hak jawab, tetapi Stephen Glass sangat tidak sesuai dengn kode etik sebagai wartawan, bagaiman mungkin Stephen Glass mencabut dan meralat kekeliruan dalam beritanya jika ia dengan sengaja memasukan berita yang sifatnya palsu kedalam majalah New Republic, bahkan ketika majalah Forbes sebagai publik bertanya mengenai keakuratan berita “hack heaven” yang dibuat Stephen Glass, Stephen melayani hak jawab tersebut dengan jawaban-jawaban palsu yang ia karang sendiri akibatnya Stephen Glass terpaksa berbohong semakin banyak demi menutupi kebohongan-kebohongan sebelumnya.





“ANALISIS FILM VERONICA GUERIN”



ANALISIS FILM VERONICA GUERIN


Oleh :
Nama : Wina Ratna Wulansari

ANALISIS FILM VERONICA GUERIN

Sekilas tentang film Veronica Guerin
Pada tahun 1994, Irlandia dilanda wabah narkoba. Hal ini membuat seorang wartawan dari Irlandia, Veronica Guerin Ia adalah seorang jurnalis yang telah menulis berbagai kasus kriminal dan skandal gereja dalam harian Sunday Independent. Hingga pada suatu hari, saat ia sedang mencoba menelusuri lapangan dan mencari data untuk membongkar jaringan pengedaran narkoba di Irlandia, ia mendapati anak-anak di bawah umur yang sudah terlibat dalam penggunaan narkoba di daerah Dublin. Sontak ia kaget dan prihatin dengan kejadian itu.
Ketidakpedulian yang tampak pada tidak ramainya aksi demo untuk memberantas pengedaran narkoba, ketidakadaan undang-undang yang mengatur gugatan bagi para pengedar narkoba, serta ketidaktegasan aparat keamanan dalam menindaklanjuti kasus ini, menunjukan bahwa betapa tidak acuhnya masyarakat dan pemerintah Irlandia terhadap fenomena tersebut.
Dalam penyelidikannya, Veronica pun mendekati John Traynor untuk mendapatkan informasi tentang pengedaran narkoba. Sayangnya Traynor justru membohongi Veronica. Dimulai dari Martin Cahill yang diisukan Traynor sebagai bos dari pengedar narkoba, tapi ia ternyata meninggal dan terbukti bukan pengedar narkoba. Gerry Hutch juga dituduh Traynor sebagai pembunuh Cahill dan pengedar narkoba. Veronica pun menyelidiki Gerry Hutch, yang pada faktanya ia bukan lah pembunuh Cahill, apalagi pengedar narkoba. Yang menjadi bos pengedar narkoba dan pembunuh Cahill sebenarnya adalah John Gilligan, seorang kriminal yang merupakan saingan Martin Cahill.
Dalam film ini digambarkan Veronica Guerin sebagai orang yang energik, tidak mudah menyerah, berani, dan peduli dengan lingkungan sekitarnya. Awalnya ia hanyalah seorang jurnalis biasa, tetapi perjuangannya untuk mengungkap kejahatan besar ini membuat ia diperhitungkan oleh para rekan kerjanya. Tidak menutup kemungkinan ia pun mulai diperhitungkan oleh para pelaku kasus narkoba.
Seperti yang terjadi di malam natal. Ketika Veronica mendapati bahwa orang yang benar-benar dicarinya bukanlah Hutch, namun John Gilligan. Hal ini membuat hidupnya terancam. Berawal dari seseorang yang meleset menembak kaki Veronica. Mulai dari kejadian itulah, orang-orang terdekat Veronica, seperti keluarga dan rekan kerjanya, meminta Veronica untuk menyudahi pengejaran berita ini. Insiden ini dinilai oleh beberapa orang sebagai tipuan Veronica untuk meningkatkan popularitasnya. Harian Sunday Independent pun memberikan pengamanan ketat pada Veronica. Namun Veronica tidak menyerah, ia tetap bersikeras untuk menyelesaikan penyelidikannya. Ia nekat bertemu Gilligan dan menyelinap masuk ke kediaman Gilligan. Hal ini tentu membuat Gilligan marah, sehingga saat ia mulai menanyai Gilligan untuk mencari informasi, ia malah dipukuli sampai babak belur.
Tidak hanya itu, teror Gilligan berlanjut dengan mengancam untuk menculik anak Veronica. Tapi Veronica merupakan seorang jurnalis yang berani untuk mengungkap kebernaran. Ia tetap menulis dan menulis. Hal ini belum membuat Veronica gentar, ia tetap melanjutkan penyelidikan, apalagi saat ia mendengar kabar bahwa John Traynor lah yang telah meneror dan menembak kakinya.
Malangnya, saat Veronica menghadiri sidang penilangan atas dirinya, saat itu pula Gilligan dan komplotannya merencanakan pembunuhan. Di jalanan saat lampu merah, saat Veronica sedang mengendarai mobil merahnya dan menelepon ibunya untuk mengabarkan bahwa ia memenangi siding, dua orang pria berbaju hitam dan mengendarai motor, mengeluarkan pistol, dan membunuh Veronica dengan lima kali tembakan.
Suasana hening dengan mayat seorang Veronica Guerin yang tergeletak penuh darah. Sementara itu, para pengemudi lain di samping mobilnya diam seribu bahasa. Semua seakan tidak percaya melihat peristiwa itu. Saat itu, pada 1996, Veronica Guerin mengakhiri hidupnya.
Tapi kematiannya membawa dampak besar pada pemerintahan Irlandia. Kematian Veronica Guerin membuat para penegak hukum di Irlandia menegaskan tentang larangan pemakaian dan pengedaran narkoba. Undang-undang penyitaan aset dan harta seseorang yang berbau kriminal disahkan. CAB pun terbentuk sebagai badan yang menangani penyitaan kekayaan kriminal.
Gilligan dan kelompoknya juga berhasil ditangkap. Gilligan mendapat hukuman 28 tahun penjara, Traynor ditangkap dan dikenakan hukuman, serta Paul dan Brian yang diyakini sebagai pelaku pembunuhan Veronica Guerin pun dipenjara seumur hidup. Kematian Veronica juga mengubah arus perang narkoba. Ribuan masyarakat berdemo untuk menindak keras narkoba, banyak kasus pengedaran narkoba yang ditangkap, dan peristiwa ini tentu saja telah mengubah pemikiran masyarakat untuk lebih peduli dengan kasus narkoba. Di film ini, Veronica Guerin telah memberikan pelajaran berharga tentang kisah kewartawanan. Pekerjaan yang begitu menegangkan dan dapat membawa perubahan pada lingkungan sekitar. Enam tahun setelah kematian Veronica, 196 wartawan dunia terbunuh.
Dunia Kewartawanan Dilihat dari Sosok Veronica Guerin. Menilik dari Film “Veronica Guerin” tadi, sosok Veronica Guerin telah memberikan pelajaran berharga dalam dunia kewartawanan. Hal ini dapat diambil hikmahnya oleh para jurnalis, bahwa seberat apapun pekerjaannya, mereka akan tetap mendapat kehormatan dari masyarakat.
Dalam film ini terlihat kebiasaan Veronica Guerin yang dapat dijadikan panutan yaitu mencatat. Veronica mencatat semua perkembangan yang terjadi dalam pembuatan laporan yang sedang dilakukan. Ini menjadi pelajaran bahwa kemajuan teknologi tidak bisa dijadikan andalan, ia hanyalah pelengkap. Seorang jurnalis juga dituntut skeptis untuk tidak langsung mempercayai narasumber. Tapi ia juga harus menghormati keberadaan narasumber. Apabila si narasumber tidak mau dipublikasikan namanya, seorang jurnalis harus menghargai dengan kesepakatan yang ada.
Ia dituntut untuk mempunyai wawasan luas agar mudah berinteraksi dengan orang lain dan lingkungannya. Ia tidak boleh asal dalam memberitakan sesuatu. Ia wajib menghormati hak para penerima berita untuk mendapatkan berita yang benar. Maka ia harus meneliti kebenaran informasi sebelum dipublikasikan kepada masyarakat luas.
Berita itu fakta, bukan isu atau opini. Informasi yang dibagikan harus dapat dipertanggungjawabkan. Mengingat jurnalis adalah sebuah profesi yang bertanggung jawab kepada banyak pihak. Peranan seorang jurnalis adalah sebagai alat kontrol sosial. Media juga sangat berperan penting dalam mendorong perubahan kehidupan. Veronica Guerin dapat mengubah dunia lewat berita. Ia mengungkapkan sikap untuk memberantas narkoba dengan tegas. Digambarkan pula bagaimana sebuah berita dapat didukung dan disudutkan dalam hal bersamaan. Hal ini tampak ketika masyarakat tidak hanya memberi dukungan saat Veronica tertimpa kasus dalam penyelidikannya untuk pemberantasan narkoba, tetapi juga ada yang menganggap hal itu sebagai manipulasi untuk mengangkat popularitas Veronica.
Kewartawanan memang terlihat sebagai pekerjaan yang menyeramkan dalam film ini. Ia harus susah payah dalam mendapatkan informasi, ia dituntut pantang menyerah, ia juga sampai harus rela mengorbankan nyawa demi pekerjaannya. Menjadi wartawan tidak cukup hanya lihai dalam menulis dan mewawancara, tapi juga membutuhkan keberanian dan semangat dalam menjalankan tugasnya. Ya, dipenuhi tantangan hanya untuk sebuah informasi.
Para pekerja pers yang kadang diremehkan menjadi kuat dengan sebuah perubahan dalam dunia. Diikuti dengan pengorbanan nyawa, beberapa. tidak hanya Veronica Guerin yang rela mengorbankan nyawanya demi mencari berita dan mengubah dunia, masih banyak para pekerja pers lainnya yang mempertaruhkan nyawa dalam pekerjaan ini.
Kesimpulan yang dapat diambil dari film ini adalah seorang jurnalis harus mampu mengabdi kepada masyarakat. Ia harus jujur, tanpa ditutup-tutupi. Ia harus berani mengorek sebuah cela untuk mengetahui kebenaran yang lebih dalam. Ia harus bersih dari hasutan masyarakat. Ia harus teguh dalam bersikap dan memperjuangkan sesuatu.
Untuk hal ini, dalam pencarian berita tidak boleh hanya asal selesai dan tuntas. Sebuah berita harus dikejar lebih dalam, apalagi yang menyangkut kejahatan publik. Misalnya dalam kasus korupsi, jangan baru ketahuan beberapa pelakunya, berita sudah berganti lagi dengan kasus lain. Seperti Veronica Guerin yang mencari sampai ke akar permasalahan, sehingga otak dari si pembuat masalah pun dapat tertangkap. Pencarian informasi memang tidak bisa berhenti pada satu titik. Ada yang bilang, seorang jurnalis tidak hanya mengandalkan otot, tapi juga otak. Tetapi dalam film ini, rasanya otak dan otot saja tidak cukup. Seorang jurnalis juga harus mengandalkan hati. Memperhatikan norma-norma di masyarakat dan nilai-nilai kemanusiaan yang ada.
Ironisnya, hak orang lain kadang terlupakan saat pencarian informasi. Padahal sudah menjadi kewajiban untuk menghormati hak privasi, menghormati pengalaman yang menimbulkan trauma, dan menghormati untuk tidak menghakimi seseorang dalam mencari informasi. Veronica Guerin dalam hal ini memang terlihat tidak terlalu memperhatikan privasi narasumber. Ia terlalu bertindak secara spontan. Ia terkadang memaksa narasumber dan itu jelas tidak menghargai narasumber. Sehingga bukan hal aneh apabila ia mendapat ‘semprotan’ dari narasumber. Ini mengajarkan para jurnalis selanjutnya untuk tidak gegabah dan menghormati narasumber. Selain itu dalam segi nilai kemanusiaan, rasanya sekarang bukan hanya jurnalis yang kadang mengesampingkan hal ini. Padahal seseorang tidak akan bisa menjadi ‘seseorang’ apabila ia tidak memperhatikan orang lain. Sosok Veronica Guerin lah yang memunculkan ‘seseorang’ itu. Ia memunculkan seorang pahlawan yang bukan bersenjata pedang bambu atau pisau belati, melainkan bersenjatakan pena dan kertas yang membawa perubahan yang lebih baik.

PEMBAHASAN
Jika dikaitkan dengan buku peliputan investigasi Dadhy Dwi Laksono
Sekilas kita akan bahas tentang 5 elemen jurnalistik yang ada pada buku Peliputan Investigasi Dhandy Dwi Laksono :
1.      Mengungkapkan kejahatan terhadap kepentingan publik, atau tindakan yang merugikan oranglain.
2.      Skala dari kasus yang diungkap cenderung terjadi secara luas atau sistematis  (ada kaitan atau benang merah)
3.      Menjawab semua pertanyaan penting yang muncul dan memetakanpersoalan dengan gamblang.
4.      Mendudukan aktor-aktor yang terlibat secara lugas, didukung bukti-bukti yang kuat.
5.      Publik bisa memahami kompleksitas masalah yang dilaporkan dan bisa ,membuat keputuatau perubahan berdasarkan laporan itu.
Veronica Guerin sudah menjalankan tugasnya sebagai seorang jurnalis dengan cukup baik, karena dalam film itu Veronica yang seorang wartawan sudah memenuhi 5 elemen jurnalistik dalam menjalankan tugasnya, seperti ada pada buku Dhandy Dwi Laksono pada bukunya Peliputan Investigasi. Karena Veronica mengungkap kasus kejahatan yang merugikan orang banyak seperti kasus narkoba, selain itu skala yang diungkap dalam kasusnya juga saling berkaitan, Veronica juga berhasil secara gambalang menjelaskan semua masalah yang terjadi saat memecahkan kasusnya itu, hanya saja dalam film itu Veronica tidak mempunyai bukti-bukti yang kuat, karena dalam beberapa adegan yang ada pada film itu, Veronica berani menulis berita dan menyebarluaskan tulisannya dalam harian Sunday Independent hanya dengan informasi yang dia dapatkan dari seseorang yang juga terlibat langsung dalam kasus itu tanpa menyertakan bukti-bukti seperti rekaman suara, karena dalam film itu narasumber hanya memberikan informasi lewat telepon dan Veronica berani menuliskan temuannya itu dan dipublikasikan dan penyelidikan terlebih dahulu.  
Veronica Guerine juga sudah memiliki modal dasar dalam melakukan investigasi seperti yang ada pada buku Dhandy Dwi laksono pada bab 2 dituliskan bahwa modal dasar jurnalistik haruslah memiliki Kemauan, ketekunan, keberanian dan pengetahuan yang luas. Veronica sudah memiliki semua itu terlihat dari cara dia mengungkap kasus yang sangat berbahaya karena melibatkan banyak pihak yang membahayakan nyawanya sendiri y,  Jejaring yang luas juga dibutuhkan dalam memecahkan kasus sehingga bisa mempermudah dalam menjalankan tugasnya dalam mencari data yang dibutuhkan.

Jika dikaitkan dengan buku Jurnalisme Investigasi Septiawan Santana
Menurut Septiawan Santana dalam bukunya menjelaskan bahwa wartawan investigative harus memaparkan kebenaran yang ditemukan, melaporkan adanya kesalahan-kesalahan, dan menyentuh masyarakat untuk serius terhadap soal yang ditemukan. Dan dalam film Veronica Guerin, sang wartawan sudah melakukan tugasnya sebagaimana wartawan investigasi bekerja, karena dalam kasusnya film itu memaparkan bagaimana sang wartawan berusaha membongkar kasus yang sangat mengkhawatirkan karena dimana satu daerah itu adalah pemakai narkoba, bahkan anak kecil pun terlibat dalam kasus ini,
KESIMPULAN
Veronica Guerin sudah menjalankan tugasnya sebagai seorang jurnalis dengan cukup baik, karena dalam film itu Veronica yang seorang wartawan sudah memenuhi 5 elemen jurnalistik dalam menjalankan tugasnya, seperti ada pada buku Dhandy Dwi Laksono pada bukunya Peliputan Investigasi. Karena Veronica mengungkap kasus kejahatan yang merugikan orang banyak seperti kasus narkoba, selain itu skala yang diungkap dalam kasusnya juga saling berkaitan, Veronica juga berhasil secara gambalang menjelaskan semua masalah yang terjadi saat memecahkan kasusnya itu, hanya saja dalam film itu Veronica tidak mempunyai bukti-bukti yang kuat, karena dalam beberapa adegan yang ada pada film itu, Veronica berani menulis berita dan menyebarluaskan tulisannya dalam harian Sunday Independent hanya dengan informasi yang dia dapatkan dari seseorang yang juga terlibat langsung dalam kasus itu tanpa menyertakan bukti-bukti seperti rekaman suara, karena dalam film itu narasumber hanya memberikan informasi lewat telepon dan Veronica berani menuliskan temuannya itu dan dipublikasikan dan penyelidikan terlebih dahulu.
Kekurangan Veronica dalam menjalankan tugasnya adalah :
·         Dia tidak melakukan penyamaran dalam melakukan investigasi
·         Veronica juga berani mempublikasikan berita tanpa melakukan investigasi terlebih dahulu dan hanya mengandalkan informasi Whistle blower yang belum tentu kebenarannya.